« April 2007 | Main | June 2007 »

May 24, 2007

FAMILY FEUD-tamat

ringkasan episode sebelumnya:

nyokap gue : "ke, kamu mandi gih udah jam segini!!!!"

adek gue : "nanti ah"

gue : " mandi sanaahhhhh" (makin mendorong adek gue)

adek gue : "IH RESE BGT SIH...&^sh%f$*&^™()dµ" (dengan makin marah dan kasar)

*plak, sebuah tamparan lembut penuh cinta kasih mendarat di pipi adek gue*

adek gue : (nangis lalu masuk kamarnya, banting pintu dan dikonci)

nyokap gue : "kalo nggak mau salaman, mama nggak mau pulang.." (sambil  melipat tangan dan memantapkan kedudukan nya di kursi)

---------------------------------------------------------------------------

episode kali ini
============

setelah bermusuhan sekian lama situasi semakin memanas (baca sebenernya semakin menguntungkan bagi gue)

kenapa menguntungkan, karena pas weekend nggak ada adik yang minta jalan2 ato makan2 ato beli pulsa...

dan hidup gue terasa lebih mudah apalagi gue memproklamirkan bulan ini sebagai bulan penuh pengeluaran...

apalagi dengan adek gue yang pulang hanya seminggu sekali dari kost nya hidup bagi gue terasa semakin mudah... yang tidak mudah adalah ketika sekeluarga makan barengan dan gue nggak bisa nahan ketawa karena ada adek gue di meja makan... (diatasi dengan berlari ke kamar sesaat sebelum makan dan ketawa sendiri di kamar kayak orang waras)

akhirnya tibalah hari minggu di mana gue sekeluarga pergi ke gambir untuk nganter nyokap yang mau ke purwokerto. pulang dari gambir kami melintas di kawasan yang banyak restoran...dan adek gue mulai merintih kelaperan pada bokap gue.. adek gue berargumen bahwa hari ini adalah ulang tahun bokap gw dan nggak ada yang masak di rumah karena nyokap udah pergi untuk bisa makan di resto2 yang kami lewati. akhirnya pilihan jatuh kepada sebuah resto pizza yang gue nggak sudi sebutkan namanya di sini karena harganya seamit2 dibanding rasanya. di dalem resto adek gw mesen nasi dengan apa tau (nggak peduli gitu), bokap mesen pizza yang seafood gt, dan gw mesen pizza yang standar aja. tibalah saat dimana kami makan dan menikmati hidangan yang telah disajikan mamang2 waiter dan neneng2 waitress. semuanya terasa maknyooss karena pake kecap bango (pizza pake kecap bango emang enak? kalo nggak percaya coba aja). ketika bokap gue udah kekenyangan adek gue berkata:

adek gue : "ih, makanannya nggak terlalu enak....cobain pizza papa ya..."

bokap     : "gih, papa udah kenyang"

adek gue : (nyicipin pizza bokap gue) "ih nggak enak amis"

bokap     : "di enak2in aja soalnya mahal"

gue     : (nggak peduli dan terus menghabiskan pizza gue)

bokap      : "tuh (pada adek gw) kamu cobain punya abang tuh, lebih enak"

adek gw: "maksudnya????" (belagak bodoh...nggak mungkin gt aja dia nggak ngerti)

gw        : (makan makin gahar seakan2 akan menghabiskan semua pizza gue)

bokap   : "iya cobain tuh punya abang"

adek gw: (tersenyum malu ngelirik gue)

gw        : (terus mengunyah dan motong2)

adek gue: (menghela napas)

gw         : (terus makan, pura2 nggak denger)

adek gue : "bagi dong bang....."

gw&bokap : (ketawa dengan tak terkontrol, untung sepi jadi ga ada yang ngeliatin)

adek gw  : "........" (tengsin)

gw     : (membagi pizza sambil ketawa dan merasakan kehangatan dari kemenangan yang membuncah merengkuh dada gue) 

---------------------------------------

hari selasa lusanya

gw lagi sibuk di kantor, tiba2 hp gue berdering manja, gue angkat dan suara adek gue yang nggak kalah manja :

adek gw : "bang isiin pulsa dong"

gw      : "pulsa yang mana, es*a apa i*3?"

adek gw     : "terserah yang mana, 22 nya juga boleeeh" (suara diimut2in, sok anak kecil)

gw      : "ya udah"

adek gw     : "makaciiih abang cayang...."

gw      : (menyesal kemaren membagi pizza)

-----------------THE END--------------
seperti biasa silakan comment nyah... tak ada arti kunjungan mu tanpa comment tulus dari hatimu... (hoek....)

May 09, 2007

FAMILY FEUD--episode 1

budiman dan budiwati sekalian yang notabene adalah pemirsa setia blog gue, inget nggak jaman dulu ada kusi di anteve yang namanya family feud, yang sebenernya adalah versi asli dari famili 100 ???

feud menurut kamus yang ada di kompie gue artinya permusuhan...
kayaknya cuman sedikit  sih relevansi judul postingan kali ini dengan apa yang gue ceritakan....

begini ceritanya....
mari kita simak sama2

*di saat ini kalian sebaiknya membayangkan gue yang lagi bercerita pada kalian semua, lalu bayangan gue memudar dan berputar makin lama makin cepat.... lalu situasi berpindah di sebuah scene di dalam rumah dengan gue, adek gue dan bokap gue di dalamnya... karena flashback jadi sebaiknya kalian membayangkan adegan ini dalam mode sephia ato black and white aja*

(kamis menjelang long weekend, di sebuah rumah yang berpenghuni gue yang pendiam, adek gue yang mengalami krisis indentitas karena sering salah mengira antara paris hilton dan dirinya sendiri, nyokap gue yang ngebet bisa jadi peserta acara bedah rumah dan atau uang kaget, dan bokap gue yang terobsesi dengan bagaimana memendam permintaan anak2nya yang sering tidak masuk akal....semua penghuni sedang sibuk membiarkan dirinya dibuai oleh kebodohan yang ditayangkan di televisi, sementara nyokap gue sedang memasak, lalu nyokap gue berkata pada adek gue..........)

nyokap gue : "ke, kamu mandi gih udah jam segini!!!!"

adek gue : "nanti ah"

nyokap gue : "ke, kamu mandi gih udah jam segini!!!!"

adek gue : "nanti ah"

nyokap gue : "ke, kamu mandi gih udah jam segini!!!!"

adek gue : "nanti ah"

*anda tidak sedang mengalami dejavu, emang percakapan ini berulang...*

gue : (merasa sebagai abang yang berwibawa harus ikut campur) "sana gih kamu mandi"

adek gue : "nanti ah"

gue : (sambil membangunkan adek gue dari leyeh2nya) "sana mandi gih"

adek gue : "iihh rese bgt sih"

nyokap gue : "mandi sana gih"

adek gue : "IYA NTAR AH....&^sh%f$*&^™()dµ" (dengan marah dan kasar)

gue : " mandi sanaahhhhh" (makin mendorong adek gue)

adek gue : "IH RESE BGT SIH...&^sh%f$*&^™()dµ" (dengan makin marah dan kasar)

gue : (merasa semua ini harus diselesaikan, lalu melayangkan tangan pelan2)

*plak, sebuah tamparan lembut penuh cinta kasih mendarat di pipi adek gue*

adek gue : "KOK NAMPAR SIH?????!!" (marah)

gue : (merasa masih belom yakin dengan tamparan yang tadi)

*plak, nampar lagi...untuk meyakinkan diri sendiri....

adek gue : (nangis lalu masuk kamarnya, banting pintu dan dikonci)

gue :(merasa puas karena konflik selesai, walau hasilnya tidak seperti yang diharapkan, tapi yah that's life... nggak semua yang kita pengen bisa kita dapetin)

berapa detik berikutnya

gue : (baru inget, kalo malem ini nggak bisa ngadem numpang tidur di kamar adek gue yang sejuk, sedikit menyesal)

-------------->> ganti scene <<------------------

(di gereja, habis kebaktian, sambil beranjak pulang semua orang bersalam2an....nyokap gue yang tau gue udah berapa hari musuhan sama adek gue merasa harus turun tangan)

nyokap gue : hayo salaman kalian (pada gue dan adek gue)

gue : (pura2 nggak denger)

nyokap gue : hayo salaman kalian (mengulangi perkataannya)

adek gue : "orang dia yang salah"

nyokap gue : "kalo nggak mau salaman, mama nggak mau pulang.." (sambil  melipat tangan dan memantapkan kedudukan nya di kursi)

gue : " ya udah, nggak udah pulang" (sambil ngeloyor pergi)

adek gue : (ngeloyor pergi tapi nggak bareng gue secara lagi musuhan)

bokap gue : "kenapa sih mama kamu tuh?" (sekedar bertanya, tapi tetep aja pergi)

nyokap gue : (karena semua pergi dia terpaksa ikut pulang...daripada pulang sendiri panas2an pikirnya saat itu)

*komentar pembaca : kasian nyokap lu re....*

akhirnya permusuhan iitu berlangsung selama berhari gari dan berminggu2 berikutnya....

akankah rere berdamai dengan adiknya?

nantikan episode kedua postingan ini... hanya di blog ini (buat yang takut ketinggalan, makanya halaman ini di bookmark aja, biar cepet buka nya)