FAMILY FEUD-tamat
ringkasan episode sebelumnya:
nyokap gue : "ke, kamu mandi gih udah jam segini!!!!"
adek gue : "nanti ah"
gue : " mandi sanaahhhhh" (makin mendorong adek gue)
adek gue : "IH RESE BGT SIH...&^sh%f$*&^™()dµ" (dengan makin marah dan kasar)
*plak, sebuah tamparan lembut penuh cinta kasih mendarat di pipi adek gue*
adek gue : (nangis lalu masuk kamarnya, banting pintu dan dikonci)
nyokap gue : "kalo nggak mau salaman, mama nggak mau pulang.." (sambil melipat tangan dan memantapkan kedudukan nya di kursi)
---------------------------------------------------------------------------
episode kali ini
============
setelah bermusuhan sekian lama situasi semakin memanas (baca sebenernya semakin menguntungkan bagi gue)
kenapa menguntungkan, karena pas weekend nggak ada adik yang minta jalan2 ato makan2 ato beli pulsa...
dan hidup gue terasa lebih mudah apalagi gue memproklamirkan bulan ini sebagai bulan penuh pengeluaran...
apalagi dengan adek gue yang pulang hanya seminggu sekali dari kost nya hidup bagi gue terasa semakin mudah... yang tidak mudah adalah ketika sekeluarga makan barengan dan gue nggak bisa nahan ketawa karena ada adek gue di meja makan... (diatasi dengan berlari ke kamar sesaat sebelum makan dan ketawa sendiri di kamar kayak orang waras)
akhirnya tibalah hari minggu di mana gue sekeluarga pergi ke gambir untuk nganter nyokap yang mau ke purwokerto. pulang dari gambir kami melintas di kawasan yang banyak restoran...dan adek gue mulai merintih kelaperan pada bokap gue.. adek gue berargumen bahwa hari ini adalah ulang tahun bokap gw dan nggak ada yang masak di rumah karena nyokap udah pergi untuk bisa makan di resto2 yang kami lewati. akhirnya pilihan jatuh kepada sebuah resto pizza yang gue nggak sudi sebutkan namanya di sini karena harganya seamit2 dibanding rasanya. di dalem resto adek gw mesen nasi dengan apa tau (nggak peduli gitu), bokap mesen pizza yang seafood gt, dan gw mesen pizza yang standar aja. tibalah saat dimana kami makan dan menikmati hidangan yang telah disajikan mamang2 waiter dan neneng2 waitress. semuanya terasa maknyooss karena pake kecap bango (pizza pake kecap bango emang enak? kalo nggak percaya coba aja). ketika bokap gue udah kekenyangan adek gue berkata:
adek gue : "ih, makanannya nggak terlalu enak....cobain pizza papa ya..."
bokap : "gih, papa udah kenyang"
adek gue : (nyicipin pizza bokap gue) "ih nggak enak amis"
bokap : "di enak2in aja soalnya mahal"
gue : (nggak peduli dan terus menghabiskan pizza gue)
bokap : "tuh (pada adek gw) kamu cobain punya abang tuh, lebih enak"
adek gw: "maksudnya????" (belagak bodoh...nggak mungkin gt aja dia nggak ngerti)
gw : (makan makin gahar seakan2 akan menghabiskan semua pizza gue)
bokap : "iya cobain tuh punya abang"
adek gw: (tersenyum malu ngelirik gue)
gw : (terus mengunyah dan motong2)
adek gue: (menghela napas)
gw : (terus makan, pura2 nggak denger)
adek gue : "bagi dong bang....."
gw&bokap : (ketawa dengan tak terkontrol, untung sepi jadi ga ada yang ngeliatin)
adek gw : "........" (tengsin)
gw : (membagi pizza sambil ketawa dan merasakan kehangatan dari kemenangan yang membuncah merengkuh dada gue)
---------------------------------------
hari selasa lusanya
gw lagi sibuk di kantor, tiba2 hp gue berdering manja, gue angkat dan suara adek gue yang nggak kalah manja :
adek gw : "bang isiin pulsa dong"
gw : "pulsa yang mana, es*a apa i*3?"
adek gw : "terserah yang mana, 22 nya juga boleeeh" (suara diimut2in, sok anak kecil)
gw : "ya udah"
adek gw : "makaciiih abang cayang...."
gw : (menyesal kemaren membagi pizza)
-----------------THE END--------------
seperti biasa silakan comment nyah... tak ada arti kunjungan mu tanpa comment tulus dari hatimu... (hoek....)

Recent Comments