respect others, respect yourself
sekedar buah pikiran yang gue rasa harus segera dibagikan kepada anda semua para pembaca blog rere yang budiman dan budiwati....
jumat kemaren setelah pulang kantor gw ketemuan dengan seorang temen yang merasa dirinya mirip aming dis ebuah plasa yang menyebut dirinya dengan nama sebuah benda yang terbentang di langit setelah hujan turun....
gue ama temen gue itu makan di tempat makan yang jadi favorit gue karena harganya yang reasonable, rasanya yang enak, sama service dari para waitress nya yang ramah abis....
waitress di tempat makan favorit gue ini selalu senyum, dan say thank you sama semua pelangannya yang udah selesai makan dengan antusias (bahkan menurut gue berlebihan)
setelah makan, gue ama temen gue se sebuah departemen store yang mengadakan sale gila2an....
di situ gue liat beraneka jenis wanita dari nenek sampe gadis muda dengan hebohnya ngubek2 baju2 yang sale 50% sampe 70%
yang gue kasian adalah pekerjaan si neneng2 yang jaga counter yang di sale itu...
kayaknya semua orang enak banget ngubek2 dan si neneng2 pramuniaga harus terus ngerapihin dan sebelum dirapihin tentunya harus dilipet dulu....
temen gue ini untungnya setelah ngubek2 baju yang dia pengen pasti dia lipet lagi.... sehingga gue sedikit banyak bangga juga sama temen gue ini....
sebenernya yang mau gue bahas adalah seberapa sih dari kita yang kalo makan di resto ato yang belanja di toko inget untuk bilang makasih sama mamang2 dan neneng2 yang ngelayanin kita?
soalnya menurut gue pramuniaga dan waitress adalah salah satu pekerjaan yang menantang. kenapa menantang? soalnya mereka dipaksa berdiri berjam2 terus senyum, nolongin pelanggan, dan hal2 kecil lainnya....
pasti bete banget kerjaan mereka
makanya kemaren gue dan seorang kolega yang sering memberikan commentnya di blog ini sempet memikirkan gimana caranya supaya para mamang2 dan neneng2 pramuniaga di dept store tambah semangat pas kerja....
ide yang terbersit adalah menambahkan fungsi bagian informasi di departemen store yang biasanya buat manggil orang hilang dengan fungsi titip-titip salam antar pramuniaga....
seklaigus juga kirim2 lagu
kan keren tuh
hehehehe
====SIMULASI=====================================
sore hari di sebuah departement store terkemuka yang berlokasi di jantung metropolitan jakarta:
>>>tung tung tung tung (dengan nada do, mi, sol, do tinggi)
"kepada mbak lia dari counter guess, dari mbak iren di counter esprit sekali lagi kepada mbak lia dari counter guess, dari mbak iren di counter esprit, nanti siang jadi makan bareng nggak?"
>>>tung tung tung tung (dengan nada do tinggi, sol, mi, do)
terus sebuah lagu mengalun
>>>tung tung tung tung (dengan nada do, mi, sol, do tinggi)
"kepada mbak agnes dari counter pierre cardin dari mas david di contempo, sekali lagi kepada mbak agnes dari counter pierre cardin dari mas david di contempo, dengan ucapan "kok cemberut ajah? masih marah sama aku?"
>>>tung tung tung tung (dengan nada do tinggi, sol, mi, do)
terus sebuah lagu mengalun diiringi rumpian para spg yang penasaran dengan hubungan mereka berdua....
setelah lagu mengalun mulai terdengar nada tanda informasi
>>>tung tung tung tung (dengan nada do, mi, sol, do tinggi)
"itulah tadi pilihlah aku jadi pacarmu dari krisdayanti yang telah menemani belanja kita siang ini. lagu tadi dikirimkan oleh frans di counter levi's kepada thasya di bagian informasi dengan ucapan 'maukah kamu jadi pacarku' ,sekali lagi dari frans di counter levi's buat thasya di bagian infor.... AH ITU KAN SAYA.....ah saya jadi malu....maaf pelanggan dan temen2 sekalian, saya nggak nyangka bla bla bla"
terdengar nada
>>>tung tung tung tung (dengan nada do tinggi, sol, mi, do)
yang bersaing dengan suara "cieeeeeh" dari semua pramuniaga yang turut senang melihat temennya di tembak gebetannya...
================================================
ya kira2 gitu deh suasana yang bakalan terjadi...
sekian postingan kali ini yang sama nggak pentingnya
any comments?

ahh kanapa nama gwa harus disebut di bagian simulasi..
knape sih ga disebutnya pas bagian nglipet baju gituh!!
tapi soal lipet2 itu kan sebenernya mmg kerjaan mreka re'. Klo ga gitu mreka bengong2 doang dong kerjanya..
Posted by: tHasYa | January 15, 2007 09:23 PM
Saran gw di SIMULASI:
biar spg tadi ga capek berdiri terus, knapa ga dkasi kursi aja di tiap counter? siapa tau pengunjung juga butuh duduk sambil nguprek2 baju diskonan.
Posted by: Ranu | January 15, 2007 11:45 PM
Hohoho...sebenernya orang yang penuh gagasan kayak Rere amat dibutuhkan dewasa ini. Usul gw Re, sekalian Rere nyambi aja jadi creative director Rainbow Plaza biar qt2 dapet diskon kalu blanja, or dirikan ISPGTI (Ikatan para Sales Promotion Girl Teraniaya seluruh Indonesia). Gimanna?
Posted by: LuZ maRiA | January 16, 2007 01:47 AM
rere..gw jadi terharu..skenario kita waktu makan pecel ayam bareng lo tulis..hix
Posted by: astrid | January 16, 2007 04:48 PM
do-mi-sol-do tinggi... (nada yang berbeda, kayak yang jualan roti di kompleks). "kepada renaldy di bagian kebersihan... tolong alat-alat e-pel nya dikumpulin di dekat pantri... diulang sekali lagi, CS renaldy.. CS renaldy, tolong segera dibersihkan!" --respect others, respect yourself--
--abuse others, abuse yourself--- wekekeke
"PEACE"
Posted by: Irene Santi | January 23, 2007 01:09 AM
==============================
balesan gue
==============================
@thasya:
biarpun bengong itu kan bosenin thas, gw sempet mengalaminya....
@ranu:
ide picisan
@luzmaria:
i'm flattered. sebuah comment yang tulus dari spg yang teraniaya
@astrid:
jangan berlebihan deh trid. lagian lu inget aja semua yang gw omongin, segitu berkesannya kah gw?
@irene_santi:
so you feel that i'm abusing you by writing ur name in my simulation? get real, ur not the only iren i've known in my life...
hehehe
piss juga
Posted by: rereNARSiS | January 23, 2007 09:04 PM
ouch...
Posted by: Irene Santi | January 24, 2007 09:16 PM
yang paling pas keknya spg thasya tuh....
lutju lagi..
Posted by: Freddy | January 16, 2008 11:44 PM